properti & konstruksi
Balok Jembatan lewat Bawah Jembatan Merah Putih Teruslah Kau Berkibar #72hutri #icmbatam God Bless Indonesia Tanah Air Beta! Barelang Bridge Luar Biasa! Internet Speed Hang Nadim Airport this morning ūüėé SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H. "Wishing you lots of love, peace & success!" Move Forward Get Set... Ready... Go! Hut WikaCLT 2017

Start here

PROYEK PERLUASAN APRON BANDARA HANG NADIM DILELANG MEI 2016

Apron Bandara Hang NadimPerluasan apron Bandara Internasional Hang Nadim Batam akan dilelang pada Mei 2016 mendatang oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam. Proyek perluasan apron yang menelan anggaran Rp70 miliar ini guna menunjang operasional pesawat.

“Insya Allah, Mei ini akan dilakukan lelang di BP Batam,” kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Jum’at (4/3/2016).

Ia mengatakan, dari rancangan awal perluasan Apron Hang Nadim Batam dari 165 ribu meter persegi menjadi 205 ribu meter persegi itu, telah masuk proses kelengkapan administrasi.

Mudah-mudahan semuanya lancar, sehingga Mei bisa lelang dan tahun ini sudah bisa selesai dibangun. Karena kebutuhan apron yang lebih luas sudah sangat mendesak,” kata dia.

Perlunya perluasan apron dilakukan untuk mengatasi antrean pesawat yang terjadi setelah mendarat, saat jam-jam tertentu. Sebab luas apron yang ada, sudah tidak lagi dapat menampung seluruh pesawat yang berktifitas.

“Terkadang tiga sampai empat pesawat harus antre karena apron penuh. Sementara hingga saat ini, belum ada maskapai yang berminat terbang malam hari dari Hang Nadim. Meski sudah dibuka 24 jam,” tutur dia.

Upaya perluasan apron, menurut Suwarso sudah diupayakan BP Batam selaku pengelola Bandara Hang Nadim Batam pada tahun 2014 silam. Namun rancangan tersebut mengalami kendala dalam lelang.

Namun dengan anggaran perluasan hingga mencapai Rp70 miliar, kata dia, akan sangat menunjang operasional maskapai-maskapai di Hang Nadim, khususnya dalam menghemat bahan bakar.

Apron atau pelataran pesawat adalah bagian dari bandar udara yang digunakan sebagai tempat parkir pesawat, mengisi bahan bakar, menurunkan penumpang, dan menaikkan penumpang. Pelataran pesawat berada pada sisi udara (airport side) yang langsung bersinggungan dengan bangunan terminal, dan juga dihubungkan dengan jalan rayap (taxiway) yang menuju ke landas pacu.

Dengan penambahan luas apron pada sisi sebelah kiri Bandara Internasional Hang Nadim Batam, akan mampu menampung sekitar 30 unit pesawat jenis Boeing 737 atau Airbus A320 dalam waktu bersamaan. Sedangkan saat ini hanya mampu memuat sekitar 22 pesawat secara bersamaan. (Hadli, Editor Udin -batamtoday.com)

Advertisements

Gedung Terminal Domestik Pelabuhan Punggur, Selesai Pertengahan 2016

Direktur Promosi dan Humas BP Batam Purnomo Andiantono mengatakan pembangunan terminal domestik punggur masih terus berlanjut. Gedung terminal yang akan dibangun tiga lantai ini akan mulai beroperasi pada Pertengahan 2016 mendatang.

‚ÄúKalau pemancangan sudah selesai. Progresnya terus berlanjut dan pengerjaannya termasuk cepat. Ini proyek multi years. Pertengahan tahun depan kemungkinan sudah selesai,‚ÄĚ katanya.

Kata Andi, untuk pembangunan tersebut, anggaran yang digelontorkan sekitar Rp 65 miliar. Di mana memang pelabuhan ini direnovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Gedung pelabuhan tiga lantai itu, akan dibangun diatas lahan seluas 1500 meter persegi. Ditargetkan, pelabuhan itu, mampu menampung penumpang hingga 1,5 juta orang. Di sana juga nanti akan disediakan sejumlah fasilitas seperti supermarket dan sebagainya.

‚ÄúKondisi pelabuhan juga nanti akan dibuat senyaman dan sebaik mungkin,‚ÄĚ ujarnya.

Penataan parkir juga akan dilakukan di sana. Menurutnya, pelabuhan tersebut merupakan pelabuhan yang selalu padat penumpang. Termasuk pelabuhan domestik Sekupang.

Andi mengatakan bahwa dua pelabuhan ini menjadi pelabuhan yang paling padat di Batam. Pelabuhan Punggur  menjadi akses utama warga Batam ke Tanjung Pinang, Bintan dan sekitarnya. Sementara Sekupang lebih padat lagi, akses menuju Dumai, Kuala Tungkal Jambi, Moro, Karimun, pulau Burung dan sejumlah pulau-pulau di Kepri.

Sementara Jurado Siburian, anggota komisi III DPRD Kota Batam meminta BP Batam untuk mempercepat pembangunan pelabuhan tersebut. Ia mendukung pembangunan pelabuhan di Batam ini memang harus menjadi prioritas, karena Batam adalah daerah maritim.

‚ÄúPelabuhan ini sangat penting di Batam. Infrastruktur pelabuhan laut ini harus didukung. Dan ini¬† memang harus menjadi prioritas,‚ÄĚ katanya.

Pelabuhan Telaga Punggur adalah pelabuhan yang berada di pantai timur pulau Batam, provinsi Kepulauan Riau. Pelabuhan ini menghubungkan kota Batam dengan Pelabuhan Bulang Linggi dan pelabuhan Tanjung Pinang di pulau Bintan.

Menurut Jurado, kenyamanan penumpang menjadi fokus BP Batam dalam pembangunan pelabuhan domestik. ‚ÄúJadi kita minta BP Batam mempercepat pembangunan itu harapnya,‚ÄĚ katanya. (ian/bpos)

50 GEDUNG TERTINGGI BATAM (TAHUN 2017)

Batam merupakan kota yang sangat cepat perkembangannya. Selain sektor Industri, sektor Properti adalah yang paling cepat perkembangannya. Para pengembang besar berlomba-lomba menanamkan modal dan membangun properti di Batam. Dalam 5 tahun ke depan akan banyak berdiri megah gedung-gedung tinggi di Kota Batam. Berikut adalah 50 Gedung tertinggi di Batam pada tahun 2017.

PERINGKAT GEDUNG TERTINGGI DI BATAM (2017)

Rank               Nama Gedung           Jumlah lantai
1    Bliss Park Icon Tower 30
2    Batam City Condominium 28
3    Bliss Park Apartment I 23
4    Bliss Park Apartment II 23
5    Bliss Park Apartment III 23
6    Harbour Bay Residence 23
7    Grand Harris Hotel I 22
8    Aston Hotel Residence I    22
9    Queen Victoria Apartment 21
10    Nagoya Mansion Hotel Residence I 20
11    Nagoya Mansion Hotel Residence II 20
12    Planet Holiday Hotel 20
13    Planet Holiday Hotel II    20
14    RS Pendidikan Universitas Batam    18
15    Aria Office 18
16    Panorama Regency Hotel 17
17    N Hotel    17
18    Grand Harris Hotel II 17
19    Aston Hotel Residences II 16
20    Hotel Santika 15
21    Holiday Inn Residence 14
22    Batam Central Park Hotel 14
23    Marriott Hotel    14
24    Condotel Panbil Residence I 13
25    Condotel Panbil Residence II 13
26    Nagoya Hill Hotel 12
27    Kings Hotel 12
28    Radisson Hotel 12
29    Four Point Sheraton Hotel 12
30    Nagoya City Walk Hotel 12
31    Tower A Politeknik Batam 12
32    Golden View Hotel 11
33    De Vienna Boutique Hotel 11
34    M ONE Hotel 11
35    Oasis Hotel 11
36    Graha Pena 10
37    Pacific Palace 10
38    I Hotel    10
39    Biz Hotel 10
40    Zest Hotel 10
41    Batam City Hotel 10
42    Harmoni Hotel 9
43    Graha Otorita Batam 9
44    Hotel 89 9
45    Sumatra Promotion Center 9
46    Island Garden Swiss Belhotel 8
47    Apartemen Harmoni 8
48    Hotel Amir 8
49    Nagoya Plaza 8
50    Hotel Mercure 8
51    Gedung Politeknik Batam    8
52    Grand Majesty Hotel 7
53    Virgo Hotel 7
54    Gedung Pelatihan TKI 7
55    Graha Sulaiman 7
56    Kantor Telkomsel 7

Sumber: Wikipedia

SUPERBLOCK MEISTERSTADT BAKAL JADI GEDUNG TERTINGGI DI BATAM

Pollux Properties, sebuah pengembang terkemuka, mulai melakukan pembangunan Superblock Meisterstadt yang akan dilengkapi dengan delapan gedung pencakar langit dari 35 lantai hingga 45 lantai.

Meisterstadt adalah sebuah bangunan superblock yang menghadirkan konsep, kota dalam kota, dibangun di atas luas lahan sebesar 9 hektar, di dalamnya terdapat 8 tower apartemen, shophouses, hotel, mall, pertokoan, perkantoran dan rumah sakit.

“Saat ini kami sudah mulai pematangan lahan. Pertengahan 2016 mulai membangun fisiknya, diperkirakan pada 2019 akan mulai diserahkan ke pembeli,” kata General Manager Operasional Meisterstadt Batam, Yosef Eduardus saat Pengenalan produk dalam acara bertajuk Pollux Global Agency Summit IV di Grand Galaxy Ballroom, Planet Holiday Batam, Sabtu.

“Proyek ini merupakan sebuah proyek yang digarap dengan melibatkan nama salah satu tokoh penting di Indonesia. Nama BJ Habibie akan digunakan dalam pembangunan perkantoran dan rumah sakit yang akan dikembangkan dengan standar kemajuan Negara Jerman,” kata dia.

Penjualan VVIP Pass Phase 1 untuk shophouses dan apartemen Meisterstadt akan segera dilakukan sebelum proyek ini diluncurkan, dengan 3 tipe kamar yaitu, 1 BR luas 24.82 sqm, 1 BR A luas 42,51sqm dan 2 BR luas 51,59sqm dengan total 734 unit pada Tower 1 dan 839 unit pada Tower 2, disusul dengan penjualan 128 unit ruko.

“Batam yang terletak dekat dengan Singapura dan Malaysia merupakan kawasan yang sangat prospektif. Kami yakin dalam 5-10 tahun ke depan akan mengalami pertumbuhan pesat. Makanya kami memilih Batam untuk mengembangkan usaha,” kata Yosef.

Batam merupakan kota yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau Indonesia, juga merupakan kota terbesarnya dengan jumlah penduduk mencapai 1.030.529 jiwa. Kota Batam mempunyai potensi pertambahan penduduk setiap tahun, dikarenakan letaknya yang strategis dan berada pada jalur pelayaran dunia Internasional.

“Kehadiran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di Indonesia pada penghujung tahun 2015, disinyalir akan memberikan dampak yang baik kepada perkembangan harga properti di Kota Batam,” kata dia.

Sebelum Meisterstadt Batam yang dibawahi PT Pollux Barelang Megasuperblok, Pollux Properties telah memasarkan proyeknya diantaranya, Chadstone Cikarang, Encore Bekasi, World Capital Tower Kuningan, Paragon Mall, Crowne Plaza Hotel, dan Central City Mall.

Yang dalam pembangunan WR Simpang Lima, The Pinnacle Apartment and Condotel, dan Marquis de Lafayette (apartment, condotel, and retail arcade). Pollux Properties juga melakukan peluncuran proyek besar di Malimbu, Lombok, yaitu Amarsvati Luxury Resort Condotel and Villas.

Sebelum Pollux masuk ke Batam, pengembang lain seperti Agung Podomoro Land, Citra Land, Sinarmas Land, juga sudah terlebih dahulu mengembangkan sejumlah kawasan di Batam.

Editor: Unggul Tri Ratomo (AntaraNews)

Perbaikan Jalan Gajah Mada Duri Rp 50 Milyar

Ketua Komisi I DPRD Bengkalis Hj Mira Roza yang dikontak Selasa (12/2) menyebutkan, dalam rapat Banggar dengan TAPD pekan lalu, pihaknya mengusulkan dana Rp50 miliar untuk perbaikan tuntas Jalan Gajah Mada pada tahun anggaran 2013 ini.

Hanya saja, finalisasi nilai anggaran untuk jalan yang terletak di perbatasan Kecamatan Mandau dan Pinggir tersebut belum putus dan hingga kini masih dalam tahap pembahasan.

‚Äė‚ÄôUsulan awal dari bupati hanya Rp10 miliar. Kami protes karena dana sebesar itu tidak memberikan solusi. Kita ingin tahun ini dibangun tuntas dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat dan tidak bermasalah lagi kalau musim hujan,‚Äô‚Äô kata Mira.

Disebutkan Mira, dalam rapat Banggar dengan TAPD pekan lalu pihaknya telah mengusulkan dana untuk itu sekurang-kurangnya Rp50 miliar. ‚Äė‚ÄôSekarang pembahasan belum selesai. Akan ada tahap finalisasi,‚Äô‚Äô imbuhnya.

Selain itu, Mira juga berharap Pemkab Bengkalis menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap perbaikan jalan yang merupakan urat nadi penting bagi ribuan masyarakat yang bermukim di desa-desa dan kelurahan yang ada di belahan Timur Kecamatan Mandau dan Pinggir ini.

‚Äė‚ÄôKita berharap bupati komit dengan janjinya ingin mensejahterakan masyarakat,‚Äô‚Äô tegas Mira.

Cepat Teratasi
Warga pengguna jalan di delapan desa dan kelurahan di belahan Timur Kecamatan Mandau dan Pinggir berharap Pemkab Bengkalis bisa menuntaskan perbaikan jalan yang rusak parah itu pada tahun ini.

‚Äė‚ÄôSelaku warga, kita terpaksa menerima kondisi jalan yang ada saat ini apa adanya. Namun begitu kita berharap kerusakan parah jalan ini bisa diatasi pemerintah daerah pada tahun ini juga,‚Äô‚Äô ujar pemuka masyarakat Kelurahan Titian Antui,¬† Edi Sukatman, Selasa (12/2).(Riau Pos)

Jembatan Japura Rengat Rawan Macet

RENGAT (RP) – Arus kendaraan yang melewati Jalan Lintas Timur dekat Jembatan Japura Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik rawan macet. Hal ini disebabkan oleh kondisi jembatan yang mulai rusak.

Informasi yang berhasil dihimpun Riau Pos, masih sering terjadi kemacetan di sekitar jembatan tersebut. Karena kondisi jembatan yang sudah uzur. Bahkan ada aspal di badan jembatan yang juga mulai rusak.

Oleh sebab itu warga berharap jembatan yang baru yang sedang dikerjakan saat ini bisa tuntas secepatnya sehingga kendaraan bisa lewat di jembatan baru dimaksud. Saat ini jembatan baru masih dalam tahap pengerjaan.

Anggota DPRD Inhu yang berdomisi di Air Molek Kecamatan Pasir Penyu, Arifudin Ahalik kepada Riau Pos mengatakan, memang masih ada kemacetan di sekitar jembatan. Apalagi arus lalu lintas cukup padat, karena merupakan Jalan Lintas Timur.

Saat ini sebutnya, jembatan memang masih dalam tahab pengerjaan. Progres kegiatan tetap berlangsung. ‚Äė‚ÄôKita berharap jembatan ini bisa tuntas tepat waktu,‚Äô‚Äô ucapnya.

Keberadaan jembatan dinilai sangat penting untuk kelancaran transportasi. Apalagi jembatan yang lama sudah sangat uzur. Jika terjadi kemacetan panjang di atas jembatan, sangat dikhawatirkan jembatan ini bisa runtuh.

Hal inilah yang dikhawatirkan warga saat melewati Jembatan Japura.

Dalam pada itu Kadis PU Inhu Dr Ir H Asmara HK MM mengatakan, jembatan baru Japura dikerjakan dengan dana APBN melalui tahun proyek tahun jamak (multiyears) sejak dua tahun lalu. Jembatan ini ditargetkan tuntas pada tahun 2013 ini.

Proses pembangunan sebutnya masih terus berlangsung, bahkan pemasangan tiang pancang sudah selesai. Selain itu bentangan juga sudah ada yang dipasang. ‚Äė‚ÄôKita berharap juga jembatan ini tuntas tepat waktu,‚Äô‚Äô tegasnya.(http://www.riaupos.co/daerah.php?act=full&id=4010&kat=6#.URs_EvJrpHg)

Gedung Bedah Sentral RSUD Pekanbaru Terbengkalai

Proyek Bangunan RSUD Pekanbaru

Gedung Bedah Sentral RSUD Arifin Achmad yang pembangunannya tersendat saat ini sudah ditumbuhi lumut hingga ke bagian dinding-dindingnya. Gedung yang berada tepat di belakang gedung baru RSUD Jalan Diponogoro ini sudah terbengkalai lebih dari setahun belakangan.

Pantauan Riau Pos, Selasa (12/2), gedung ini baru terbangun setakat kerangka, belum ada terlihat pemasangan dinding.
Lokasi pembangunan juga ditutup rapat dengan seng yang cukup tinggi karena memang langsung bersebelahan dengan gedung baru, ke lorong ruang inap Kelas I, II dan III.

Pada beberapa titik kerangka bangunan yang telah berdiri kokoh itu sudah terlihat bercak-bercak hijau lumut yang menempel menandakan sudah lamanya gedung itu terbengkalai.
Pihak RSUD Arifin Achmad melalui Kasubag Hukum dan Informasi Masriah SH MH tidak bisa memastikan kapan pembangunan akan dilanjutkan.

Pasalnya menurut Masriah, pembangunan gedung menggunakan anggaran APBN dan posisinya masih utang pada kontraktor yang belum dibayar pemerintah.

Gedung ini sangat vital keperluannya, mengingat selama ini RSUD Arifin Achmad selalu kekurangan ruang dan perlatan bedah yang mulai dikeluhkan beberapa dokter bedah.

‚Äė‚ÄôKelanjutannya menunggu dana pemerintah karena menggunakan anggaran APBN. Pada 2012 sudah diajukan ke APBN namun belum ada tindak lanjut, tahun ini kembali kita ajukan tapi juga belim ada jawaban,‚Äô‚Äô ungkap Masriah kepada Riau Pos, Selasa (12/2). (Sumber: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=24149&kat=3#.URs7dvJrpHg)